CALL OF DUTY: WW2 REVIEW
by: Garry Yudha Pratama
![]() |
picture 1
callofduty.com
|
Hello gamers of
the world, saya sekarang akan mereview game yang sudah terkenal sejak PS2
(playstation 2) sampai PS4 (playstation 4), dan saya yakin para gamers pasti
tahu game legendaris dan terpopuler yaitu Call Of duty WW2. Iya Call Of Duty
teman-teman game ini sudah muncul sejak PS2 (playstation 2) pertama kali
diluncurkan dan alur ceritanya nih berawal dari perang dunia 2 sampai perang
masa kini, tetapi yang bakal bahas nih game Call Of Duty yang baru dan akan
dirilis bulan oktober ini tahun 2017 wah ini sudah saya dan para gamers
tunggu-tunggu nih, sekarang saya akan membahas detail-detail dari game ini
1.Gameplay
![]() |
picture 2
callofduty.com
|
Dari dulu game
action dan perang yang berkategori FPS (first person shooting) pastinya Call Of
Duty, tapi gameplay Call Of Duty WW2 ini nih teman-teman sudah luar biasa dan
sempurna, kenapa sempurna? Jadi begini karena Sony perusahaan yang membuat
Playstation teknologinya yang sudah canggih mereka membuat gameplay nya menjadi
lebih nyata dan sudah seperti nonton film dan jangan lupa dengan permainan
online nya teman-teman seru banget pasti dijamin, karena kita bisa juga bermain
dengan teman yang sedang berada di rumah atau tinggal di luar negeri dan bisa
juga bermain bersama orang lain yang sedang available.
2.Campaign
![]() |
picture 3
callofduty.com
|
Cerita yang
diambil oleh Call Of Duty yaitu saat peperangan yang sengit dan brutal di
Prancis, Jerman, dan Inggris disaat para sekutu menyerang pasukan hitler yang
sudah menguasai eropa dan pasukan sekutu yang terdiri dari pasukan Amerika,
Inggris, dan pemberontak Prancis. Jadi kemungkinan awal cerita dimulai dari penyerangan
pantai Prancis disitu kita akan menyerbu beberapa pertahanan tentara Jerman
yang sudah menguasai pantai tersebut. Misi-misi yang terdapat dalam Call Of
Duty WW2 ini berjumlah 10 misi kemungkinan besarnya dimana kita bakal
menaklukan eropa dan membasmi para tentara Jerman dibawah pimpinan Adolf
Hitler. Saya yakin misi yang akan kalian mainkan nanti bakal dimainkan secara
terus-menurus karena kerennya cerita mungkin atau sedang bosen melakukan
aktivitas hehehe.
3. Graphic
![]() |
picture 4 ign.com
|
Saya lihat lihat
nih game Call Of Duty WW2 ini penggambaran visualnya sangat bagus dan banyak
hal yang sudah bagus visualnya seperti map, karakter, lingkungan, dan bahkan
pemandangan sudah terlihat nyata seperti yang tadi saya bilang seperti menonton
film action sungguhan dan para gamers sudah tergila-gila dengan game ini karena
visual gambar yang sudah seperti kehidupan nyata seakan merasa bahwa kita
berada dalam game ini.
4. Multiplayer
![]() |
picture 5
callofduty.com
|
Dari split
screen sampai hanya seluruh screen sekarang sudah ada namanya online multiplayer
dimana kita bermain ramai-ramai dengan teman atau orang lain diluar negeri
maupun dalam negeri. Sekarang Call Of Duty WW2 mempunyai banyak mode seperti
team deathmatch, free for all, get the flag, dll. Kebanyakan yang bermain
multiplayer dengan menggunakan mode team deathmatch bersama teman-temannya
melawan grup temannya yang lain atau grup orang yang berbeda. Mode ini memiliki
sistem menaikkan rank pemain seperti dari prajurit ke sersan, kapten, kolonel
bahkan kita bisa memilih kelas dari pemain tersebut seperti kelas assault,
kelas support, kelas heavy, kelas sniper.
5. Weapons & Vehicles
![]() |
picture 6 ign.com
|
Senjata yang ada di dalam game ini
berdasarkan senjata yang ada dalam sejarah perang dunia 2 dan modelnya bisa
dirubah dengan menggunakan lensa yang khusus untuk senapan yang biasa ada juga
untuk senapan automatis dan senapan yang khusus senapan penembak jitu. Ada juga
senjata-senjata yang baru dan belum pernah masuk dalam game Call Of Duty yang
sebelumnya seperti Lewis Gun. Dan untuk kendaraan sama seperti game yang dulu tank,
BMP, pesawat, jeep milliter.
![]() |
picture 7 ign.com
|
FINAL REVIEW
9.9
Jadi itulah review penilaian saya
tentang game Call Of Duty WW2. Bagaimana dengan kalian para gamers?







Seruan ML
ReplyDeleteArtikelnya menarik
ReplyDelete