Urban Exploration (Urbex) musuh? Merugikan?
Jadi, saya kali ini ingin menceritakan pengalaman
saya dan teman-teman Urban People atau biasa orang ketahui Urbex People.
Gambar 1.1 Urbex People
Apa
Itu Urbex People?
Urban
Exploration (urbex) adalah sebuah kegiatan petualangan untuk mengeksplorasi
tempat-tempat yang terbuang dan jauh dari sifat komersil. Biasanya kelompok
urbex atau UE ini mengamati reruntuhan bangunan yang sudah ditinggalkan
manusia. Kegiatan ini memiliki risiko yang sangat tinggi diantaranya cedera
fisik, ancaman hukuman, penangkapan, pelanggaran privasi Negara, hingga
kematian. Namun, itu semua tidak terlalu dipentingkan bagi para urban explorer
ketika mereka berhasil mendapatkan bukti visual yang bernilai jutaan dollar.
Target
utama dari para explorer adalah tempat terbuang, kota mati, rumah sakit tua,
stasiun, terowongan, lokasi pertambangan yang tersebar di berbagai Negara
seperti Paris, Roma, Amerika, dan Jepang. Kegiatan ini ternyata diminati oleh
sejumlah praktisi seperti fotografer atau sinematografer. Beberapa pekerja film
horor, pembuat animasi games, film dokumenter adalah yang paling sering
membutuhkan jasa para urbex. Kegiatan urbex kini sudah menjadi komoditi siaran
televisi macam Discovery Channel (sudah pasti ya), MTV’s fear, Ghost Hunting,
dan beberapa film box office seperti Skyfall.
Tempat
– tempat foto Urban Explore
1.
Abandon
Places
Gambar 2.1 Urbex People Surabaya
Dari sumber yang saya dapatkan,
Abandon Places merupakan tempat yang dilarang oleh para
Masyarakat. Kenapa mereka melarang?
Karena tempat itu bisa dikatakan tempat yang sudah lama tidak dikunjungi
orang-orang. Pada gambar diatas, urban people surabaya mengcapture hasil
eksplorasi mereka ke sebuah gedung tua yang sudah tidak berpenghuni dan sedikit
menakutkan.
2.
Rooftop
Gambar 3 Rooftop Kuningan Jakarta
View ini memperlihatkan suasana
Kota Besar dari atas atau Bird Eye View. Nah, kalau ini kita sebagai anak Urbex
memang paling suka mengeksplorasi bagian atap gedung (Rooftop) disitu kita
bakalan mendapatkan Adrenalin yang sangat terpacu dan berdebar-debar haha.
Kalau di indonesia khususnya di Jakarta rata-rata gedung-gedung tinggi yang
menjulang ke langit jakarta itu akses rooftop nya tidak bisa kita kunjungi
sembarangan. jadi kalau ingin ke rooftop sebuah gedung kita mau gak mau harus
melalui tangga darurat sebuah gedung dari lantai 1 sampai lantai paling atas
gedung (biasanya 30 lantai) tapi di Rooftop daerah kuningan yang saya pernah
coba itu cukup tinggi sekitar 40 lantai. Dan itu kita (anak urbex) mesti stay
Stealth dari security gedung tersebut agar tidak ketahuan, jika ketahuan
bakalan dapat eksekusi dari penjaga disana. Biasanya kita bakal disita barang-barang
yang kita bawa seperti kamera, dan sebagainya.
3.
Terowongan
Kalau tempat foto ini memang
sulit dicari apalagi di daerah Jakarta, foto ini sempat viral di Jagat Raya Socialita
‘Instagram’ karena mereka masuk ke dalam terowongan MRT tanpa izin, gak banyak
dari para netizen yang ber-Pro dan Kontra soal mereka yang mengeksplorasi
terowongan tersebut tanpa izin dan tidak memakai alat pelindung keselamatan.
Nah
dari kesimpulan itu semua, urbex people merupakan orang-orang yang kreatif dan
berjiwa yang suka mengeksplorasi suatu tempat yang tidak pernah di jamah
khalayak orang. Jenis fotografer ini bisa dikatakan street photography, atau
urban photography. Emang ada sisi baik dan sisi buruk nya jadi orang Urbex
People, tapi bisa dilihat kembali tujuan mereka, yaitu mengeksplorasi.




Comments
Post a Comment