Ingin jadi Fotografer? Gak sulit kok caranya!

Untuk memulai mengembangkan hobby fotografi bisa dimulai dengan kamera sederhana, seperti kamera poket,  bahkan memanfaatkan kamera selular. Jika sudah ingin menekuni  hobby tersebut dan ingin jadi fotografer  professional  sudah bisa menggunakan kamera  DSLR.  Tidak ada  kata terlambat untuk memulai,  meskipun  perkembangan dunia  fotografi  sangat  pesat.


Untuk menjadi  fotografer handal tidaklah sesulit  yang dibayangkan. Dimana ada kemauan disitu ada hasil. Dunia fotografi sangatlah menyenangkan. Kita bisa melihat berbagai momen kehidupan dari berbagai sudut. Sebuah obyek bisa bercerita banyak, dan akan lebih banyak cerita lagi jika diambil dari berbagai sudut.
Siapa pun bisa menjadi  fotografer. Dengan hanya dengan modal satu buah kamera sudah bias mengabadikan berbagai momen penting dalam hidup.  Di waktu-waktu tertentu melihat foto-foto jepretan karya sendiriakan memunculkan kepuasan tersendiri.  Menyenangkan bukan?
Berikut  7  langkah mudah menjadi fotografer.


1. Kenali jenis kamera dan kemampuan kamera
Fotografi ibarat sebuah alat, dimana  yang harus kita lakukan adalah mengetahui bagaimana alat tersebut bekerja.  Tidak  perduli semurah apa atau semahal apa kamera  yang  dimiliki bila tidak mengerti  cara bekerja serta penggunaannya, maka semua itu tidak ada artinya.
Pelajari fitur-fitur apa saja yang tersedia di kamera. Caranya?Baca buku panduan yang telah disediakan kamera tersebut.  Dari  situ pelajari hingga maksimal semua fungsi fitur  yang  tersedia serta menu apa saja  yang  tersedia. Bila malas melakukan ini, maka berhentilah mempunyai  keinginan untuk menjadi seorang  fotografer  yang  handal.



2. Pelajari Tekhnik Fotografi
Untuk bisa mendapatkan foto  yang  bagus,  kita harus terlebih dahulu mengetahui dasar-dasar dari fotografi. Cari  tahu seluruh informasi tentang fotografi. Banyak cara untuk melakukannya, bisa bertanya dengan teman yang  lebih mahir, membeli buku fotografi, internet, seminar atau kursus fotografi.











3. Bisa karena biasaJangan ragu  untuk memotret sebanyak mungkin. Tanamkan  bahwa kita tidak akan merasa cukup dengan  hanya  satu  kalu memotret.  Seorang fotografer kelas dunia memotret sebanyak  30.000 foto dengan sebuah kameranya. Kalau hasil jelek, toh masih bisa dihapus.
Jangan menyerah dengan hasil  yang jelek dan mendapat cacian atau hinaan. Jangan bosan dan jenuh untuk terus memotret. Jangan menganggap pekerjaan sebagai beban  tapi  anggaplah hoby  yang  menyenangkan.
Jika melihat sebuah foto yang menarik, segera coba untuk menghasilkan foto  yang  serupa. Tidak perlu malu untuk mencontek  ide  orang  lain. Malulah jika mengambil foto orang  lain dan mengklaim itu foto diri sendiri.






4. Miliki wawasan yang luas
Beberapa waktu yang lalu saat tayangan tentang fotografi di sebuah stasiun televisi swasta, tema yang diambil adalah pemotretan wildlife. Fotografer yang menjadi pembimbingnya merupakan fotografer yang sudah berpengalaman dalam genre wildlife. Namun, uniknya selain memotret dan menunjukan gambarnya, ia juga menerangkan spesifikasi hewan-hewan yang ia foto dengan cukup detail, mulai dari nama Latin, jenis spesies, populasi dan habitatnya. Akhirnya selain sebagai fotografer, ia juga terlihat seperti guru biologi.
Tampaknya wawasan ini sangat penting juga bagi fotografer seperti Anda, terutama fotografer jurnalistik. Minimalnya, wawasan Anda sangat berguna saat mengupload sebuah foto dengan objek alam lalu disertai keterangan singkat. Jadi, selain berbagi karya, Anda bisa berbagi pengetahuan pula.








Bagaimana , mudah bukan menjadi  fotografer ? Ayo  Jepret !

Comments