Umur bukan jadi batas untuk berkarya bro!


Pak Herman Fotografer sejak 1970-an

Sudah, hampir 40 tahun dia menekuni Hobby nya sebagai fotografer, cuma sekedar fotografer panggilan jenis pameran atau event besar di daerah Jakarta. Pak Herman Suryadi yang sekarang umur nya hampir 60 Tahun (Kalau Gak salah) ini sangat mahir sekali memainkan body DSLR Nikon milik nya, ketika saya sedang ada di Pameran di Jakarta Pusat saya langsung menghampiri Bapak ini dengan sedikit nada malu "he'eh Pak kamera nya bagus banget" sontak pak Herman menjawab dengan nada lantang "Oh, jelas saya pakai kamera ini sudah dari 2009" Ujar nya.

Hari panas melantang saya merasakan tidak sama sekali panas berkat Beliau menceritakan kisah pengalaman Hidupnya sebagai Fotografi, awalnya iya hanya jadi tukang foto keliling di daerah Monas dari Pagi hingga Sore, dengan kamera jenis Pentax milik orang Tua nya ia gunakan kamera tersebut sebagai mata pencahariannya pada umur 16 Tahun, bekerja sama dengan tukang Cuci Film express dahulu di daerah kawasan Monas, ia bisa mendapatkan orderan foto sebanyak 20x dengan harga 100 Rupiah, pada masa itu 100 Rupiah masih sangat mahal nilainya guys!

Berlanjut cerita nya sekarang, selama progress hobby nya sebagai Fotografi pada tahun 2000an disitulah puncak progress nya, ia terkenal hingga ke penjuru dunia. ia sudah melanglang buana ke negeri Eropa, hingga ke Amerika. Saya sangat takjub melihat progress hobby nya sebagai Fotografi.

Ia pernah sempat menjadi wartawan foto khusus untuk keluarga presiden Soeharto pada tahun 1980an, karena jaman dahulu Wartawan sangat lah ketat untuk mendapatkan Info tentang keluarga Presiden,

"Hobby saya memang mahal, tapi menurut saya disini, di Indonesia ini. Hobby seperti saya ini tidak terlalu banyak di Apresiasi, lihat saja Pameran ini. Tidak banyak orang yang mengetahui ada nya pameran Fotografi sebagus ini, hanya orang-orang fotografer saja yang mengetahuinya. Masyarakat tidak ada satupun yang mengetahui event ini."

Betul kata Pak Herman, beliau mengeluh karena hobby seni fotografi ini memang banyak kurang di apresiasi oleh masyarakat. Tapi disisi lain, saya melihat banyak sekali fotografer yang memperlihatkan hasil jepretan foto nya melalui Social Media, seperti Instagram, DLL. Kesimpulan saya, karena jaman sekarang sudah Addicted Surf On Internet, hasil karya apapun bisa di sebar melalui Social Media tanpa adanya pengeluaran Biaya untuk mengadakan pameran atau sejenisnya. orang-orang dulu seperti Pak Herman merasa hasil karya mereka tidak di apresiasi, padahal dengan mereka menggunakan Social Media, mereka pasti bakal dapat Apresiasi lebih karena dunia Internet Luas hingga ke penjuru dunia.


Thanks for Reading

Comments

Popular posts from this blog

Urban Exploration (Urbex) musuh? Merugikan?

TOP 5 UPCOMING GAMES IN 2018