Introvert
Introvert
Pada sebagian budaya masyarakat, tipe ekstrovert
cenderung lebih disukai daripada introvert dengan anggapan bahwa mereka yang
introvert memiliki kesehatan mental dan kehidupan yang kurang baik dibandingkan
ekstrovert. Namun hal itu tidak sepenuhnya benar karena tipe kepribadian
introvert cenderung sama seimbangnya dalam hal kesehatan mental dan kehidupan
dengan tipe ekstrovert. Tetapi, terlepas dari itu, seorang introvert berhak
mengembangkan kepribadiannya dan meraih kebahagiaannya. Kebahagian orang
introvert bisa saja berbeda bentuknya dengan kebahagiaan menurut ekstrovert,
sehingga seorang introvert tidak perlu merasa rendah diri.
Dalam berinteraksi, orang-orang dengan tipe introvert
cenderung lebih nyaman untuk mengobrol secara empat mata dibandingkan berbicara
bersama sekelompok besar orang. Mereka juga merasa bahwa interaksi dengan
sedikit orang, tetapi memiliki makna yang dalam, dapat lebih bermanfaat. Mereka
tidak menyukai interaksi bersama banyak orang, tetapi hanya untuk sekadarnya
saja.
Ada banyak orang yang sebenarnya dalah ekstrovert,
tetapi mereka merubah pola piker mereka sendiri menjadi introvert, kenapa? Karena
mungkin sebagian dari mereka dulunya pernah mendapat bullying pada waktu sekolah ataupun dalam kehidupan mereka,
sehingga mereka berfikir bahwa akan lebih baik ketika mereka tidak meluapkan
kata-kata mereka, karena takut akan perkataan buruk yang didapat dari orang
lain setelah mereka menyampaikan pendapat. Akan lebih baik bagi kamu yang
merasa introvert untuk mencoba lagi untuk berbicara didepan orang banyak,
karena pendapat atau perkataan yang benar tidak akan mendapat balasan yang
buruk.

Comments
Post a Comment