Do You Accept Your Life?
by: Yudhi Samalo
Pernahkah anda melihat orang-orang pinggiran yang tiap hari menjalani hidup serba terbatas? Mereka tidak merasa hidup mereka seba kekurangan, kenapa? Karena mereka bisa bersyukur akan kehidupan mereka, mereka tidak mengeluh atas apa yang dia dapat setiap harinya. Kenapa kita bisa merasakan hidup serba kekurangan? Mungkin karena kita bergaul dengan orang orang yang berada di kalangan yang berbeda dengan kita, sehingga kita merasa serba kekurangan ketika kita melihat mereka mampu, atau karena kita ingin terlihat lebih dari yang ia bisa, kita yang tidak bisa bersyukur.
Pasti anda pernah merasa belum puas terhadap sesuatu atau tidak bersyukur dalam kehidupan anda. Terkadang kita hidup dimana orang-orang berlomba lomba untuk memamerkan harta, seperti membeli handphone baru agar orang-orang menilai dia adalah orang kaya. Tidak ada masalah kalau anda ingin pamer, kapanpun dimanapun, itu adalah hak seseorang, akan tetapi, setiap orang mempunyai kebutuhan primer, sudah cukupkah kebutuhan primer anda? Kebutuhan primer adalah kebutuhan yang harus dipenuhi terlebih dahulu, apabila telah terpenuhi, anda dapat menggunakan uang tersebut untuk kebutuhan sekunder. Banyak orang orang yang lebih mementingkan kebutuhan sekunder dibanding kebutuhan primer, demi gengsi. Terkdang saya bingung dengan orang-orang yang kurangnya rasa syukur, bahkan ada yang membohongi orang tua demi uang.
Sesekali cobalah hidup sederhana, lihat
orang-orang yang dapat hidup sederhana, jadilah seseorang yang bisa bersyukur
atas apa yang anda punya, cobalah menjadi diri sendiri. orang-orang juga merasa
tidak nyaman apabila mempunyai teman yang sebenarnya tidak mampu, namun ingin
terlihat mampu. “Jangan malu terlihat miskin, Malulah ketika pura-pura kaya”.

Comments
Post a Comment